header image
 

gadis ….

( 1 )

 

katakanlah gadis, apa yang
membuatmu begitu setia disini ? membasahi rambut panjangmu dengan air mata
mereka yang dimarjinalkan, menghitung mentari yang terbenam dan rembulan yang
datang menggantikannya, mewarnai ranting-ranting kering dan batang pohon yang
tersisa dari pembalakan liar, yang kau lakukan semuanya dengan tetap tersenyum.

kau tahu gadis ?? senyuman itulah
yang memberiku keberanian untuk menyapamu sekian waktu yang lalu. memberiku
kekuatan menyusuri jalan setapak menuju tempat persemayamanmu.

kini aku datang lagi membawa
setumpuk rasa bersalah yang tak bisa kusembunyikan. di depanmu gadis, aku
hanyalah seorang pelarian yang mencari pengertian dan seteguk maaf. hingar
bingar di luar sana
menyekatku
darimu. hiruk pikuk diluar tanah ini, mengkhilafkanku akan adanya dirimu. aku
hilang diri gadis, dikepung hak asasi, ayat suci, demokrasi, rekonsiliasi,
justifikasi dan sejuta kata yang makin kabur makna dan eksistensinya.

sedari aku berangkat tadi, aku
telah membulatkan tekad untuk datang meminta maaf padamu yang kuakui aku telah
melupakanmu dengan cara yang aku tak mampu untuk melawannya. namun senyummu,
gadis. kau tahu ?? senyummu telah memberiku maaf sebelum aku memintanya.
kesetiaanmu kepada air, tanah, udara dan kicau parau burung di angkasa, telah
menawarkan luka dan perihku.

 

terima kasih … sekali lagi
terima kasih

dan ajarkanlah aku, untuk juga
bisa berterima kasih kepada Tuhan, seperti caramu berterima kasih

Gazepu



( … 04.08.06 … )

image painting by : Mahmoud Farschian 

~ by acang on August 3, 2006.

Leave a Reply