header image
 

Kalau Kau Sibuk Kapan Kau Sempat

Kalau Kau Sibuk Kapan
Kau Sempat

(A. Mustofa Bisri)

    Kalau kau sibuk berteori saja
    Kapan kau sempat menikmati mempraktekan teori?
    Kalau kau sibuk menikmati praktek teori saja
    Kapan kau memanfaatkannya?
      Kalau kau sibuk mencari penghidupan saja
      Kapan kau sempat menikmati hidup?
      Kalau kau sibuk menikmati hidup saja
      Kapan kau hidup?
      Kalau kau sibuk dengan kursimu saja
      Kapan kau sempat memikirkan pantatmu?
      Kalau kau sibuk memikirkan pantatmu saja
      Kapan kau menyadari joroknya?
    Kalau kau sibuk membodohi orang saja
    Kapan kau sempat memanfaatkan kepandaianmu?
    Kalau kau sibuk memanfaatkan kepandaianmu saja
    Kapan orang lain memanfaatkannya?
      Kalau kau pamer kepintaran saja
      Kapan kau sempat membuktikan kepintaranmu?
      Kalau kau sibuk membuktikan kepintaranmu saja
      Kapan kau pintar?
    Kalau kau sibuk mencela orang lain saja
    Kapan kau sempat membuktikan cela-celanya?
    Kalau kau sibuk membuktikan cela orang lain saja
    Kapan kau menyadari celamu sendiri
      Kalau kau sibuk bertikai saja
      Kapan kau sempat merenungi sebab pertikaian?
      Kalau kau sibuk merenungi sebab pertikaian saja
      Kapan Kau akan menyadari sia-sianya
    Kalau kau sibuk bermain cinta saja
    Kapan kau sempat merenungi arti cinta?
    Kalau kau sibuk merenungi arti cinta saja
    Kapan kau bercinta
      Kalau kau sibuk berkhutbah saja
      Kapan kau menyadari kebijakan khutbah?
      Kalau kau sibuk dengan kebijakan khutbah saja
      Kapan kau akan mengamalkannya?
    Kalau kau sibuk berdzikir saja
    Kapan kau sempat menyadari keagungan yang kau dzikir?
    Kalau kau sibuk dengan keagungan yang dzikiri saja
    Kapan kau mengenalnya?
      Kalau kau sibuk berbicara saja
      Kapan kau sempat memikirkan bicaramu?
      Kalau kau sibuk memikirkan bicaramu saja
      Kapan kau mengerti arti bicara?
    Kalau kau sibuk mendendangkan puisi saja
    Kapan kau sempat berpuisi?
    Kalau kau sibuk berpuisi saja
    Kapan kau memuisi?
      (Kalau kau sibuk dengan kulit saja
      Kapan kau sempat menyentuh isinya?
      Kalau kau sibuk menyentuh isinya sja
      Kapan kau sampai intinya?
      Kalau kau sibuk dengan intinya saja
      Kapan kau memakrifati nya-nya?
      Kalau sibuk memakrifatinya nya-nya saja
      Kapan kau bersatu dengan Nya?
    "Kalau kau sibuk bertanya saja
    Kapan kau mendengarkan jawaban"

~ by acang on May 27, 2005.

Leave a Reply